{{ message }}

Cara Menggunakan GIT dan Gitlab

17/07/2017 | Web Tools
Cara Menggunakan GIT dan Gitlab

GIT adalah sebuah tools yg dibuat untuk pelacakan perubahan file atau dapat disebut tools VCS (Version Control System). Pada umumnya GIT digunakan untuk bekerja bersama team di dalam satu source code project yg di share online. GIT akan sangat berguna terutama bagi Anda yg bekerja didalam sebuah tim pemrograman. Tools ini menawarkan menulis kode bersama dalam sebuah tim secara offline lalu menyatukan source code tersebut secara online melalui metode push dan pull.

Terkait dengan kemampuan GIT dalam mengelola source code ini tidak terlepas dari tipe layanan cloud. GIT akan menyimpan source code Anda dalam sebuah repository yg disimpan pada GIT server online. Ada banyak sekali layanan GIT server, dari yg komersial hingga yg gratis dipakai oleh umum. Sebagai contoh praktek kali ini kita akan menggunakan layanan GIT server gratis yaitu Gitlab. Baiklah kita mulai saja tutorial cara menggunakan GIT.

Instalasi dan Registrasi

Berikut ini, persiapan yg harus kita lakukan sebelum mencoba GIT;

  1. Downloadlah software git di www.git-scm.com, lalu installah di komputer Anda.
  2. Mendaftar sebagai user di www.gitlab.com jika Anda belum memiliki akun di Gitlab

Registrasi Security Menggunakan SSH Key

GIT server memiliki security aman untuk setiap pengguna GIT server agar tidak melakukan aktifitas GIT sembarangan kecuali komputer yg digunakan sudah terdaftar SSH Keynya di Gitlab.

  1. Bukalah Git Bash dan buatlah ssh key dengan cara mengetik ssh-keygen di Git Bash, lalu tekan enter.
  2. Biasanya sebuah file id_rsa.pub akan terbentuk di direktori “C:/Users/Nama User Anda/.ssh/id_rsa.pub”. Bukalah file tersebut dengan Notepad, lalu copy seluruh isinya.
  3. Lalu bukalah Web Browser Anda dan loginlah kedalam website Gitlab.
  4. Buka menu “=” di kiri atas lalu bukalah menu Profile Settings.
  5. Setelah itu bukalah tab SSH Keys, paste SSH Key yg telah Anda copy dari file id_rsa.pub tadi ke textarea Key, lalu isi field Title (biasanya sudah otomatis terisi). Lalu klik tombol Add Key.

Sekarang Anda sudah memiliki izin security untuk melakukan aktifitas GIT ke server Gitlab dengan menggunakan komputer Anda.

Cara Membuat Repository di Gitlab

Repository adalah project aplikasi Anda yg akan disimpan di server GIT. Berikut ini cara membuatnya;

  1. Pastikan Anda masih login di dalam website Gitlab. Lalu buka halaman Dashboard (halaman index utama).
  2. Disitu Anda akan melihat tombol Add Project, klik tombol tersebut.
  3. Isikan Project Name (nama project aplikasi Anda) dan Description (isikan keterangan aplikasi Anda). Lalu tekan tombol Create Project.

Sekarang Anda telah memiliki repository dan Anda memiliki alamat repository https dan ssh (tertera di dashboard Gitlab Anda alamatnya).

Konfigurasi Nama dan Email GIT di Komputer Anda

Untuk menggunakan program GIT di komputer Anda, maka Anda terlebih dahulu mendaftarkan nama dan email Anda. Bukalah GIT Bash dan ketikan perintah berikut;

git config --global user.name "Nama Anda" [tekan enter]
git config --global user.email "emailanda@provideremail.com" [tekan enter]

Cloning Repository Ke Komputer Anda

Setelah Anda memiliki repository tentu Anda ingin mulai mengerjakan project Anda, menambah file, mengedit kode dan menyimpannya ke layanan cloud. Hal pertama yg dapat Anda lakukan untuk ini adalah mengcloning repository yg ada di Gitlab, agar tercopy utuh ke komputer Anda. Karena setelah tercloning Anda dapat menambah file, mengedit kode project Anda di komputer pribadi Anda. Copylah alamat repository Anda dari website Gitlab karena kita dari awal menggunakan security SSH maka copy alamat repository SSH (jangan yg https) pilih dulu combobox SSHnya. Lalu ketikan perintah berikut ini;

git clone alamatrepository

Jika berhasil maka direktori dengan nama project Anda akan terbentuk di komputer Anda.

Melakukan Aktifitas Push

Push adalah aktifitas untuk menyimpan project yg telah Anda tambahkan file, hapus file ataupun edit file ke server Gitlab. Sekarang Anda memiliki direktori project (dengan nama direktori yg sesuai Anda buat di repository) di komputer Anda, masuklah ke direktori tersebut dan mulailah membuat file-file aplikasi, silakan melakukan coding dan pengeditan. Jika sudah masuklah ke direktori project Anda, kalau di komputer saya direktorinya terletak di “c:/xampp/htdocs/prototype”, maka saya masuk ke direktori tersebut menggunakan GIT Bash;

cd c:/xampp/htdocs/prototype

Setelah itu aktifitas yg perlu dilakukan setiap ingin push data adalah memasukan semua file yg telah ditambah, dihapus dan diedit dengan cara mengetikan perintah;

git add --all

Lalu setelah itu lakukanlah commit agar semua file diapprove oleh kita sendiri agar dapat di push;

git commit -m 'pesan commit bebas'

Lalu pastikan koneksi internet Anda masih tersambung dengan baik, dan lakukan push;

git push origin master

Jika berhasil maka Anda telah melakukan inisialisasi pertama push untuk repository Anda. Lain kali jika Anda mengedit project Anda cara pushnya adalah sama.

Eksplorasilah Gitlab lebih jauh lagi dengan mengundang teman-teman setim Anda untuk ikut bergabung ke repository GIT Anda. Dengan begitu Anda dapat mengerjakan project aplikasi Anda bersama. Teman Anda yg telah diinvite nantinya akan dapat melakukan pengeditan pada project Anda dan melakukan push.

Melakukan Aktifitas Pull

Jika ada push maka ada juga pull, aktifitas pull ini digunakan untuk menarik source code project Anda ke komputer. Jika teman Anda jauh diseberang sana melakukan pengeditan lalu melakukan push. Maka Anda dapat menarik source code yg telah terupdate tersebut dengan cara mengetikan perintah pull;

git pull origin master

Sekarang Anda dapat bekerjasama dengan tim Anda dalam satu project repository tanpa sibuk kirim-kiriman email berisi source code ataupun saling copy data di usb. Tapi hati-hatilah hindari pengeditan file yg sama, soalnya itu dapat menyebabkan konflik pada GIT. Sebaiknya pull dulu sebelum mengedit file yg sama, biasanya di dalam tim kita membagi-bagi pekerjaan berbeda jadi hal ini dapat dihindari.